Contoh Tabel Perhitungan Performance Appraisal

Performance Appraisal Berdasarkan KPI

Performance Appraisal Berdasarkan KPI

Semangat pagi para pembaca setia ManajemenSDM.net

Kali ini kami ingin berbagi pengetahuan tentang cara melakukan Performance Appraisal / Penilaian Kinerja Karyawan.

Penilaian kali ini mengacu kepada KPI / Key Performance Indicator setiap karyawan.

Sembari menghirup udara segar pagi ini, mari kita telaah bersama artikel hari ini.

Performance Appraisal / Penilaian Kinerja Karyawan yang biasa dilakukan di akhir atau awal tahun, memiliki peran penting. Baik bagi karyawan maupun bagi perusahaan.

Bagi karyawan, Performance Appraisal ini bisa jadi momentum untuk pengembangan diri.

Bagi perusahaan, penilain ini untuk mengukur produktifitas timnya.

Kali ini kami akan coba jabarkan 3 langkah mudah melakukan Performance Appraisal yang didasarkan pada KPI (key performance indicator).

Karena berbasis KPI, maka sebelum melanjutkan membaca artikel ini, pastikan di Perusahaan anda sudah ada KPI untuk setiap posisi / departemen.

Jika belum ada, silakan dibuat terlebih dahulu.

Atau, bisa juga anda mencontoh KPI dari list KPI yang kami siapkan.

Silakan klik LINK INI untuk mendownloadnya.

Oke, kita masuk ke pembahasan artikel hari ini.

Berikut Tim ManajemenSDM.net coba sampaikan, step by step cara melakukan Performance Appraisal yang didasarkan pada target KPI. Cekidot.

#01 : Siapkan Form Penilaiannya

Langkah pertama, siapkan form untuk melakukan proses penilaiannya.

Form ini pada dasarnya tidak ada ketentuan khusus atau standarnya.

Anda bisa membuat sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Best practice-nya, ada beberapa point yang ditulis di form penilaian ini, seperti :

  1. Nama Aktifitas Pekerjaannya, yakni jenis pekerjaan strategis yang akan dihitung pencapaiannya oleh Perusahaan.
  2. Key Performance Indicator (KPI), yakni pencapaian atas pekerjaan yang dapat dihitung secara kualitatif.
  3. Bobot Pekerjaan, yakni besaran kontribusi pekerjaan terhadap penilaian kinerja karyawan.
  4. Target Pekerjaan, yakni target yang dicanangkan perusahaan pada tahun itu atas pekerjaan / KPI karyawan.
  5. Pencapaian, yakni hasil yang dicapai oleh karyawan atas pekerjaanya. 
  6. Skor / Penilaian, yakni nilai yang diperoleh karyawan atas hasil yang dicapai, dibandingkan dengan target pekerjaannya.

Jika anda kesulitan membuatnya, silakan ikuti contoh dibawah ini :

No alternative text description for this image

Oiya, jangan lupa dimasukan rumus rumus excelnya, agar mempermudah menghitung hasilnya secara otomatis.

#02 : Isi Target Pekerjaannya / KPI nya

Setelah menyiapkan formnya, langkah selanjutnya adalah mengisi form tersebut di kolom jenis pekerjaan, KPI, bobot dan targetnya.

Siapkan data KPI dan Target yang sudah ada, kemudian isilah satu persatu sesuai dengan kolomnya.

Untuk memudahkan, kami coba berikan contoh pengisiannya.

Praktiknya mungkin akan berbeda dengan tempat kerja anda, namun setidaknya contoh ini dapat dijadikan referensi.

Berikut contohnya :

No alternative text description for this image

Sampai sejauh ini paham? Mudah kan ya.

— Baca Juga : Download Daftar KPI dan File Kerja HR Lainnya Disini

#03 :  Lengkapi Data Pencapaian dan Hitung Hasilnya

Kita masuk ke langkah ketiga, atau langkah terakhir.

Disini anda tinggal menyiapkan data achievement pekerjaan karyawan saja.

Syukur syukur diberikan data yang sudah ada % pencapaian targetnya.

Jadi anda tinggal menghitung saja skor akhirnya berapa.

Klo anda ingat, diawal ada kolom bobot.

Ini akan berpengaruh dengan skor akhirnya.

Karna pencapaian target ini akan dikalikan dengan bobot pekerjaannya.

Hingga akhirnya, nilainya akan dijumlahkan dan muncul nilai akhirnya.

Kira kira seperti ini :

No alternative text description for this image

Oke, sudah muncul hasilnya, nextnya apa?

Tentu nilai akhir ini adalah acuan dalam Performance Appraisal.

Nilai ini bisa dikombinasikan dengan penilaian lain, atau bisa juga berdiri sendir.

Misal, nilai score akhir KPI tadi dikombinasikan dengan penilaian kehadiran. 

Nanti hasilnya bisa digabungkan (dan dibobot juga), sehingga muncul skor akhir yang baru.

Apapun itu, pastikan punya parameter penilaian akhirnya.

Misalnya seperti ini :

Nilai 50 – 60 : Kurang

Nilai 61 – 74 : Cukup

Nilai 75 – 85 : Baik

Nilai 86 – 95 : Sangat Baik 

Nilai diatas 95 : Luar Biasa Baik

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Ingin dapatkan Ebook HR GRATIS dan Update Artikel Terbaru ManajemenSDM.Net?

Isi Formnya DISINI

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

disclaimer : semua yang tertulis disini adalah opini pribadi penulis


Untuk Pertanyaan dan diskusi silakan tulis di komentar atau silakan menghubungi :

Official WA  : 08986904732 (Whatsapp Only)

Email : manajemensdm.net@gmail.com

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

No alternative text description for this image

#Performance Appraisal Berdasarkan KPI

One thought on “Contoh Tabel Perhitungan Performance Appraisal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *