happy senior businessman holding money in hand while working on laptop at table

Pemahaman Dasar Sistem Remunerasi

Semangat pagi para pembaca setia ManajemenSDM.net

Pagi yang cerah berawan ini, saya ingin berbagi pengetahuan mengenai sistem remunerasi / sistem penggajian.

Materi ini saya berikan dalam 3 bagian.

Bagian pertama artikel yang anda baca saat ini, bagian kedua ada disini dan bagian ketiga ada di artikel selanjutnya.

Sembari menikmati lezatnya Selamat Biscuit, mari kita telaah lebih dalam artikel hari ini.

Selain suasana kerja yang nyaman , hal lain yang dapat mempertahankan karyawan untuk tetap bekerja baik di Perusahaan adalah sistem remunerasi yang baik.

Remunerasi adalah total kompensasi yang diterima oleh pegawai sebagai imbalan dari jasa yang telah dikerjakannya, baik berupa uang maupun benefit lainnya.

Peran penting remunerasi ini karena umumnya karyawan bekerja untuk mencari uang / penghasilan.

Oleh karenanya, sistem remunerasi yang buruk, juga akan berdampak pada produktifitas karyawan.

Pada artikel hari ini, saya ingin berbagi artikel berlanjut tentang Tip Membuat Sistem Remunerasi Yang Menarik.

Tahap awal, kita mesti memahami konsep-konsep dasar tentang sistem remunerasi yang baik.

Ada 2 hal utama yang mesti kita fahami dahulu, yakni Syarat-Syarat Kebijakan Remunerasi dan Tujuan Kebijakan Remunerasi.

Yuk kita bahas satu per satu.Cekidot :

4 Syarat Utama Sistem Remunerasi

Dalam membuat sistem remunerasi, kita terlebih dahulu harus mengerti bahwa sistem remunerasi tidak bisa dibuat asal-asalan.

Oke, bisa saja sih dibuat asal-asalan, namun hasilnya juga akan membuat produktifitas karyawan asal-asalan.

Ada 4 syarat utama dalam pembuatan sistem remunerasi, yaitu :

1. ADIL

Pemberian gaji harus bersifat adil / fair.

Hal ini ditentukan antara lain berdasarkan faktor kinerja pegawai, kontribusi kepada kemajuan perusahaan, dan nilai posisi yang dijabat.

Jadi bukan jamannya lagi memberikan gaji atas dasar suka dan tidak suka saja kepada karyawan.

2. ATRAKTIF dan MENARIK

Pemberian gaji harus menarik dan kompetitif, dibandingkan perusahaan lain atau rata-rata gaji perusahaan di Indonesia.

Ini penting karena jaman sekarang informasi gaji diperusahaan kompetitor dapat dengan mudah diperoleh karyawan.

Jika karyawan anda merasa dia diberikan gaji yang lebih rendah dari kompetitor, bisa saja dia segera melirik rumput tetangga yang lebih hijau itu.

3. SESUAI KETENTUAN UNDANG-UNDANG

Pemberian gaji harus memenuhi ketentuan peraturan perundangan pemerintah.

Untuk upah, minimal diberikan upah miniminum (UMR).

Selain itu perhatikan juga ketentuan-ketentuan lain seperti misalnya perhitungan upah harianatau perhitungan upah lembur.

4. CUKUP & LAYAK

Pemberian gaji harus cukup dan layak bagi penerimanya sesuai dengan kemampuan perusahaan.

Layak juga menjadi kata kunci bagi karyawan dalam menerima upah.

Upah yang kurang layak, menjadikan karyawan demotivasi, sehingga menurunkan produktifitas.

Tujuan Sistem Remunerasi

Setelah memahami syarat utama sistem remunerasi, selanjutnya kita harus memahami tujuan sistem remunerasi.

Memahami tujuan ini penting agar dalam membuat sistem remunerasi, ada target yang ingin kita capai.

Tujuan Sistem Remunerasi antara lain :

  1. Mampu menarik tenaga kerja yang  berkualitas baik dan mempertahankan mereka.
  2. Memotivasi pegawai yang baik untuk berprestasi tinggi.
  3. Mendorong peningkatan kualitas SDM.
  4. Membantu mengendalikan biaya imbalan pegawai

keempat tujuan ini harus dapat dicapai dalam penerapan sistem remunerasi.

Demikian pembahasan hari ini tentang Pemahaman Dasar Sistem Remunerasi.

Semoga bermanfaat

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

disclaimer : semua yang tertulis disini adalah opini pribadi penulis


Untuk Pertanyaan dan diskusi silakan tulis di komentar atau silakan menghubungi :

Email : adminmsdm@manajemensdm.net

Official WA  : 08986904732 (Whatsapp Only)

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

#ManajemenSDM.net

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.