5 HR Metric Untuk Ukur Kinerja Recruitment

Semangat pagi para pembaca setia ManajemenSDM.net

Kali ini saya ingin berbagi tools dengan teman teman praktisi HR dalam menghitung kinerja tim rekrutment.

Sembari mensyukuri segala kebaikan yang kita terima, mari kita telaah bersama artikel hari ini.

HR Metric adalah salah satu tools HR untuk mengukur berbagai aktifitas pekerjaan HR.

Disini kita dapat melakukan analisa lebih detail yang berdasarkan data.

Sehingga diharapkan kita sebagai praktisi HR lebih bisa menjaga performa tim HR, sehingga bisa berdampak baik bagi Perusahaan.

Untuk kali ini, kami ingin berbagi HR Metric untuk mengukur kinerja Tim Recruitment.

Berikut ini, tim ManajemenSDM.net kumpulkan dari berbagai sumber, HR Metric untuk mengukur kinerja tim rekrutmen di Perusahaan. Cekidot.

#01 : COST PER HIRE

Metric ini mengukur berapa biaya rata rata yang dikeluarkan untuk posisi yang di hire.

Makin tinggi biayanya, tentu makin tidak efisien costnya.

Dengan menggunakan metric ini, rekruter bisa menjaga efektifitas dari cost yang dikeluarkan dari setiap kali melalukan proses hiring.

Post post yang bisa dikurangi costnya menjadi penting untuk efisiensi cost per hire.

Rumusnya :

Total Seluruh Biaya Yang Dikeluarkan   x 100
Total Karyawan Yang Di Rekrut

Kita coba hitungnya dengan simulasi berikut ini.

Pengeluaran

Gaji tim rekrutment : Rp. 8.000.000

Biaya Iklan : Rp. 5.000.000

TOTAL BIAYA : 13.000.000

Total Karyawan Di-Hire

5 Orang Karyawan.

Masukin ke dalam rumus, sehingga diketahui angka berikut :

13juta / 5 orang = 2.600.000

Maka, Cost Per Hire nya adalah 2,6 juta

— Baca juga : Download KPI Seluruh Department Disini

#02 : TIME TO HIRE

Dengan menggunakan metric ini, kita dapat mengukur efektifitas waktu yang dibutuhkan untuk merekrut karyawan baru.

Dari metric ini, kita dapat melihat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merekrut satu karyawan untuk posisi yang tersedia.

Sehingga dari data tersebut, kita bisa melakukan analisa data dan melihat tahapan mana yang paling memakan waktu, dan tahapan mana yang paling efisien secara waktu.

Rumusnya :

Hitung rata rata jumlah hari terhitung dari proses awal rekrutment sampai tanda tangan kontrak

#03 : FIRST-YEAR CHURN

Metric selanjutnya kita gunakan untuk mengukur karyawan yang keluar dari perusahaan pada tahun pertama kerja.

Hal ini penting diukur oleh tim rekrutmen.

Karena ini menjadi salah satu indikasi tingkat retensi karyawan.

Jika karyawan keluar karena habisnya  kontrak, ini masih relatif aman, karena penyebabnya berasal dari tidak sesuainya perusahaan dengan karyawan.

Tetapi jika karyawan keluar karena pengunduran diri, hal ini menjadi indikator adanya ekspektasi yang berbeda dari karyawan.

Seperti ketidaksesuaian antara deskripsi pekerjaan dan pekerjaan sebenarnya.

Atau hal lainnya.

Rumusnya :

Total Karyawan Yang Keluar Di Tahun Pertama  x 100
Total Karyawan Yang Di Rekrut

#04 : QUALITY OF HIRE

Untuk mengukur kualitas karyawan yang direkrut biasanya dilihat dari hasil performance review selama setahun bekerja di perusahaan.

Seorang rekruter juga perlu melihat dan memperhatikan performance review dari karyawan yang direkrutnya.

Hal ini untuk menganalisa Quality of Hire dari kandidat yang direkrutnya.

Jika setelah diukur tingkat Quality of Hire dan nilainya rendah, hal ini dapat menjadi indikasi bahwa rekrutmennya berjalan kurang baik, sehingga perlu menyesuaikan kembali proses seleksi Anda.

Sebaliknya, jika tingkat Quality of Hire tinggi, artinya Anda telah berhasil merekrut kandidat dengan tepat dan berkompeten.

Rumus Quality of Hire :

Total Karyawan Yang Di Rekrut dengan High Performance  x 100
Total Karyawan Yang Di Rekrut

— Baca juga : Download 50 Template Excel HR METRIC Lengkap Disini

#05 : SOURCING CHANNEL COST

Metrik yang terakhir untuk menghitung efisiensi biaya dari posting lowongan kerja pada setiap channel sourcing / job portal yang dilakukan.

Kita dapat menghitung biaya yang  keluarkan untuk iklan pemasaran rekrutmen dan berapa banyak kandidat yang melamar kerja melalui saluran pemasaran tersebut.

Perhitungannya bisa per channel sourcing, per posisi setiap channel sourcing atau keseluruhan channel sourcing.

Sehingga kita bisa menentukan channel sourcing mana yang paling efektif untuk setiap lowongan kerja.

Rumus :

Total Biaya Yang Dikeluarkan Diseluruh Channel Sourcing  x 100
Total Karyawan Yang Di Rekrut

Ingin dapatkan Ebook HR GRATIS dan Update Artikel Terbaru ManajemenSDM.Net?

Isi Formnya DISINI

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

disclaimer : semua yang tertulis disini adalah opini pribadi penulis


Untuk Pertanyaan dan diskusi silakan tulis di komentar atau silakan menghubungi :

Email : adminmsdm@manajemensdm.net

Official WA  : 08986904732 (Whatsapp Only)

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

logo, company name

#ManajemenSDM.net

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.