Ini Sanksi bagi Perusahaan yang tidak Memiliki Struktur Upah

Sanksi bagi Perusahaan yang tidak Memiliki Struktur Upah

Sanksi bagi Perusahaan yang tidak Memiliki Struktur Upah
Sanksi bagi Perusahaan yang tidak Memiliki Struktur Upah

Semangat pagi para pembaca setia ManajemenSDM.net

Hari ini saya ingin sedikit membahas mengenai Struktur dan Skala Upah kembali.

Namun kali ini bukan tentang cara membuatnya, melainkan sanksi yang akan diterima oleh Perusahaan apabila tidak memiliki Struktur dan Skala Upah.

Mengenai cara membuat Struktur dan Skala Upah, silakan anda membacanya disini.

Sejak akhir tahun 2017, Perusahaan diwajibkan untuk menyusun Struktur dan Skala Upah dan memberitahukan kepada Karyawannya.

Batas waktu ini tercantum dalam Permenaker No 01 Tahun 2017 Tentang Struktur dan Skala Upah.

Lantas, apa yang akan terjadi jika Perusahaan belum memiliki Struktur dan Skala Upah dan belum memberitahukan kepada Karyawannya?

Jika merujuk pada Permenaker, sanksi jelas ada.

Untuk mengetahui detailnya, mari kita telaah Sanksinya sesuai Permenaker 01/2017

Sanksi ini diberikan bagi Perusahaan yang tidak Memiliki Struktur dan Skala Upah dan belum memberitahukan kepada Karyawannya

Kita coba analisa dengan metode 5W + 1 H. Cekidot.

#WHY : Kenapa Dikenakan Sanksi Administratif Tersebut?

Perusahaan mulai per tanggal 24 Oktober 2017 harus telah memiliki struktur dan skala upah serta telah memberitahukan kepada karyawannya.

Jika sampai tenggat waktu 23 Oktober 2017 Perusahaan belum memiliki Struktur dan Skala Upah serta belum memberitahukan kepada karyawan, maka dapat dikenakan sanksi administratif.

#WHAT : Apakah Sanksinya Jika Tidak Memiliki Struktur Upah?

Sanksinya berupa sanksi administratif. Ada dua jenis, yakni

Sanksi berupa Teguran Tertulis

Teguran tertulis dapat diberikan sebanyak 2x, masing-masing untuk jangka waktu selama 15 hari, terhitung sejak tanggal tidak dipenuhinya kewajiban.

Sanksi berupa Pembatasan Kegiatan Usaha

Jika setelah diberikan Teguran Tertulis tetap tidak menjalankan kewajibannya, maka Perusahaan dapat direkomendasikan untuk diberikan sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha.

Rekomendasi tersebut paling tidak didasarkan pada pertimbangan mengenai alasan Perusahaan tidak memenuhi kewajibannya dan kondisi keuangan Perusahaan 2 tahun terakhir yang teraudit.

Masa berlaku sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha ini berlaku hingga terpenuhinya kewajiban Perusahaan untuk memiliki Struktur dan Skala upah serta memberitahukannya ke karyawan.

Baca juga : Download Editable HR Toolkits Lengkap Disini

#WHO : Siapa Yang Berhak Memberi Sanksi ?

Ada 5 pihak yang berwenang untuk memberikan sanksi ini, mereka adalah :

  1. Menteri
  2. Menteri Terkait
  3. Gubernur
  4. Walikota / Bupati
  5. Pejabat yang ditunjuk sesuai dengan kewenangannya.

#WHEN : Kapan Sanksi Tersebut Akan Diberikan?

Sanksi ini diberikan setelah dilakukan pemeriksaan oleh pengawas ketenagakerjaan.

Informasinya dapat berasal dari aduan ataupun temuan dari pengawas.

#WHERE : Dimana Sanksi Tersebut Akan Diberikan?

Tidak diatur secara rinci terkait dimana sanksi akan diberikan, misalnya Perusahaan yang memiliki cabang di seluruh Indonesia.

Namun asumsi saya, karena pengawasan berada di tingkat kota/provinsi, maka kemungkinan akan diberikan sanksi di cabang terkait, atau jika temuannya dibawa ketingkat kementerian, mungkin dapat diberikan sanksi ke kantor pusat yang berlaku menyeluruh.

#HOW : Bagaimana Sanksi Tersebut Diberikan?

Sanksi diberikan berdasarkan dari hasil pemeriksaan oleh pengawas ketenagakerjaan, yang informasi awalnya didapat dari adanya Aduan atau Temuan dari pengawas.

Tindaklanjut dari pemeriksaan ini dituangkan dalam nota pemeriksaan.

Nota Pemeriksaan ini akan disampaikan kepada Perusahaan.

Apabila dalam waktu yang telah ditentukan, Perusahaan tidak melaksanakan Nota Pemeriksaan tersebut, maka pengawas akan melaporkan ke pihak terkait.

Kemudian setelah itu akan dibuatkan rekomendasi kepada pejabat terkait agar dikeluarkan sanksi kepada Perusahaan tersebut.

Lantas bagaimana Solusinya?

Solusinya tentu harus membuat Struktur Upah versi Perusahaan, alternatifnya :

  1. Jika anda ingin membuat Struktur Upah versi sangat sederhana, Silakan KLIK DISINI
  2. Jika anda ingin membuat Struktur Upah yang lebih sistematis, Silakan KLIK DISINI
  3. Jika anda ingin mendapatkan form pembuatan Struktur Upah, Silakan KLIK DISNI

Demikianlah sedikit sharing dari saya, semoga bermanfaat untuk anda.

Salam HR

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

disclaimer : semua yang tertulis disini adalah opini pribadi penulis


Untuk Pertanyaan dan diskusi silakan tulis di komentar atau silakan menghubungi :

Email : adminmsdm@manajemensdm.net

Official WA  : 08986904732 (Whatsapp Only)

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

logo, company name

#ManajemenSDM.net

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

2 thoughts on “Ini Sanksi bagi Perusahaan yang tidak Memiliki Struktur Upah

  1. saya bekerja sebagai supir di PT Duta Indah Lestari(sebagai perusahan alih jasa atau outsourcing) dengan penempatan di PT Royal HaskoningDHV Indonesia dan struktur pengupahan ( lembur) yang jauh dari aturan KEMNAKER pada 2017 lembur saya hanya Rp 12,000.-/ jam flat. dam jam kerja normal 11 jam. jam ke 12 baru masuk lembur 1 jam. apakah rejeki saya memang segitu atau hak saya yang tidak di berikan seutuhnya. dan itu berlaku dari awal saya bekerja pada sptember 2013..

  2. Hai Samudra,
    Terimakasih telah berkunjung ke ManajemenSDM.net

    Terkait dengan upah lembur, seharusnya upah lembur tidak dihitung flat, namun dihitung berjenjang sesuai jumlah jam lembur, berdasarkan ketentuan Undang-Undang yang berlaku.

    Mungkin Samudra bisa menghubungi HR di Perusahaan terkait hal tersebut.

    Saran saya, semua dikomunikasikan secara baik-baik dengan HR di tempat Samudra bekerja.

    Salam HR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

suryajp
monggojp
senang303
sukses303
horus303
sboku99
spesial4d
joinplay303
Momentum Tersembunyi dalam Game Mahjong Ways 2 yang Perlu Anda Ketahui
Rahasia RTP Live yang Mengubah Pola Permainan Game Online
Dedikasi dalam Memahami Scatter Zeus dan Keuntungannya dalam Game
Struktur Game Mahjong Wins 3 Menemukan Formasi Menang
Langkah Cerdas untuk Menguasai Pola Scatter Emas di Dunia Game
Trik Sukses Menggunakan Scatter Hitam untuk Lonjakan Poin
Panduan Mengoptimalkan RTP dalam Permainan Mahjong Ways 2
Metode Baru dalam Menyusun Strategi di Game Online
Redefinisikan Cara Bermain Game dengan Memahami RTP dan Scatter
Dedikasi Terhadap Pola Menang di Mahjong Wins 3
Cara Efektif Memanfaatkan Scatter Starlight untuk Meningkatkan Skor
Formasi Menang Langkah Demi Langkah di Dunia Game Mahjong
Studi Kasus Keuntungan Menganalisis RTP dalam Game Online
Tips Memilih Game dengan RTP Live Terbaik untuk Pemain Cerdas
Menggali Rahasia dalam Struktur Scatter Hitam yang Menguntungkan
Momentum Positif dalam Permainan Mahjong Ways 2 Kunci Menang
Trik Jitu Memanfaatkan Scatter Emas di Game Online
Langkah Baru dalam Belajar Menyusun Formasi yang Sempurna di Game
Cara Redefinisikan Strategi dalam Menghadapi Scatter Zeus di Game
Pola Menang yang Sering Terlewat di Mahjong Wins 3
Studi Mendalam tentang Pengaruh RTP Live dalam Permainan Game
Tips Terbaik untuk Menerapkan Dedikasi dalam Game Mahjong Ways 2
Metode Unik untuk Memahami Scatter Starlight dalam Game Online
Trik Rahasia dalam Menggunakan RTP untuk Lonjakan Keuntungan
Belajar Meningkatkan Permainan dengan Menggunakan Scatter Hitam
Panduan Lengkap Mengatasi Tantangan dalam Mahjong Wins 3
Langkah Efektif dalam Menggunakan Scatter Mahjong untuk Hasil Maksimal
Menguasai Pola RTP Live untuk Meningkatkan Kemenangan Game Online
Redefinisikan Pengalaman Game Anda dengan Fokus pada Scatter Emas
Dedikasi dan Keberhasilan Mengatur Formasi dalam Mahjong Ways 2