Cara Membuat Struktur & Skala Upah (Edisi : Job Design Unit)

Job Design Unit

Job Design Unit
Job Design Unit

Semangat pagi pembaca setia ManajemenSDM.net

Dipagi yang cerah ini, saya ingin melanjutkan artikel tentang bagaimana membuat Struktur dan Skala Upah.

Sebelumnya saya telah membahas apa yang melatarbelakangi kenapa Perusahaan anda harus memiliki Struktur dan Skala Upah sebelum tanggal 23 Oktober 2017.

Silakan baca artikel sebelumnya disini

Hari ini kita akan membahas lanjutannya, yakni tentang Job Design Unit, sebagai bagian dari membuat Struktur dan Skala Upah yang lebih komprehensif.

 

Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya, bahwa dalam membuat Struktur dan Skala Upah ada beberapa tahapan yang perlu anda lalui.

Tahapan itu adalah Job Design Unit (output : Jabatan), kemudian Analisa Jabatan (output : Uraian Jabatan), kemudian Evaluasi Jabatan (output : Scoring) dan terakhir Membuat Struktur dan Skala Upah.

Hari ini kita akan membahas bagaimana merancang Job Design Unit atau kita singkat menjadi JDI.

Job Design Unit / JDU adalah suatu metode dalam merancang tugas dan tanggung jawab unit kerja suatu organisasi sehingga unit tersebut mengetahui tujuan keberadaannya.

Job Design Unit berfungsi untuk:

  1. Membantu pembuatan uraian jabatan (Job Description) dengan jelas
  2. Membantu mengarahkan penyelesaian tugas sesuai dengan mandat

Prinsip dasar yang harus diingat dalam mengembangkan suatu job design unit adalah memfokuskan kepada Division/Departemen/Section, bukan kepada jabatan/orang yang melakukan pekerjaan

Ada 3 Aspek dalam Job Design Unit, mari kita bahas satu per satu :

#1 : MANDAT
Mandat Adalah tujuan suatu unit kerja (divisi/departemen/seksi) ada dan apa yang diharapkan oleh organisasi dari karyawan yang akan berkontribusi di dalamnya.

Untuk mengecek apakah Mandat sudah benar atau belum gunakan pertanyaan dibawah ini:

  1. Apakah mandat yang sudah ada masih mengacu pada kebutuhan Divisi/Departemen/Section dan merefleksikan apa yang Anda dan tim lakukan
  2. Apakah mandat (mission statement) tersebut telah menggambarkan sasaran Divisi/Departemen/Section?

Contoh :
Mandat dari Department HRD yaitu:
– Untuk meningkatkan produktivitas karyawan dengan cara mendapatkan karyawan yang kompeten dan mengembangkan karyawan

#2 : FUNGSI
Fungsi adalah kegiatan yang dilakukan untuk mencapai mandat.

Fungsi dari tiap Divisi/Departemen/Section harus relevan dengan apa yang ingin dicapai oleh Divisi/Departemen/Section.

Contoh :

Fungsi dari Department HRD yaitu:
F1. Mengembangkan organisasi efektif agar tercipta kegiatan operasi yang excellent
F2. Merekrut dan mengembangkan karyawan sesuai dengan potensinya

#3 : KOMPONEN
Komponen adalah penjabaran kegiatan utama dari suatu fungsi.

Contoh :

Komponen atau turunan Fungsi dari Department HRD, yaitu:
F1. Mengembangkan organisasi efektif agar tercipta kegiatan operasi yang excellent.
– Memfasilitasi perencanaan dan penetapan tujuan Divisi/Departemen/Section
– Memfasilitasi strategic planning dan memonitor pelaksanaannya

F2. Merekrut dan mengembangkan karyawan sesuai dengan potensinya.
– Merencanakan Sumber Daya Manusia
– Memilih Sumber Daya Manusia
– Memberikan pelatihan dan pengembangan
– Melakukan penilaian kinerja
– Memberikan Feedback

Anda dapat menuliskan ketiga hal diatas dengan menggunakan contoh form Job Design Unit dibawah ini

Demikian artikel hari ini, semoga bermanfaat untuk anda.

Salam HR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

suryajp
monggojp
senang303
sukses303
horus303
sboku99
spesial4d
joinplay303
Momentum Tersembunyi dalam Game Mahjong Ways 2 yang Perlu Anda Ketahui
Rahasia RTP Live yang Mengubah Pola Permainan Game Online
Dedikasi dalam Memahami Scatter Zeus dan Keuntungannya dalam Game
Struktur Game Mahjong Wins 3 Menemukan Formasi Menang
Langkah Cerdas untuk Menguasai Pola Scatter Emas di Dunia Game
Trik Sukses Menggunakan Scatter Hitam untuk Lonjakan Poin
Panduan Mengoptimalkan RTP dalam Permainan Mahjong Ways 2
Metode Baru dalam Menyusun Strategi di Game Online
Redefinisikan Cara Bermain Game dengan Memahami RTP dan Scatter
Dedikasi Terhadap Pola Menang di Mahjong Wins 3
Cara Efektif Memanfaatkan Scatter Starlight untuk Meningkatkan Skor
Formasi Menang Langkah Demi Langkah di Dunia Game Mahjong
Studi Kasus Keuntungan Menganalisis RTP dalam Game Online
Tips Memilih Game dengan RTP Live Terbaik untuk Pemain Cerdas
Menggali Rahasia dalam Struktur Scatter Hitam yang Menguntungkan
Momentum Positif dalam Permainan Mahjong Ways 2 Kunci Menang
Trik Jitu Memanfaatkan Scatter Emas di Game Online
Langkah Baru dalam Belajar Menyusun Formasi yang Sempurna di Game
Cara Redefinisikan Strategi dalam Menghadapi Scatter Zeus di Game
Pola Menang yang Sering Terlewat di Mahjong Wins 3
Studi Mendalam tentang Pengaruh RTP Live dalam Permainan Game
Tips Terbaik untuk Menerapkan Dedikasi dalam Game Mahjong Ways 2
Metode Unik untuk Memahami Scatter Starlight dalam Game Online
Trik Rahasia dalam Menggunakan RTP untuk Lonjakan Keuntungan
Belajar Meningkatkan Permainan dengan Menggunakan Scatter Hitam
Panduan Lengkap Mengatasi Tantangan dalam Mahjong Wins 3
Langkah Efektif dalam Menggunakan Scatter Mahjong untuk Hasil Maksimal
Menguasai Pola RTP Live untuk Meningkatkan Kemenangan Game Online
Redefinisikan Pengalaman Game Anda dengan Fokus pada Scatter Emas
Dedikasi dan Keberhasilan Mengatur Formasi dalam Mahjong Ways 2